Bola Online Kembali Tumbang Moyes Kembali Salahkan Wasit

Bola Online Kembali Tumbang Moyes Kembali Salahkan Wasit

Bola Online Kembali Tumbang Moyes Kembali Salahkan Wasit

Bola Online Kembali Tumbang Moyes Kembali Salahkan Wasit

Kekalahan kembali diterima oleh David Moyes bersama dengan Manchester United, setelah sebelumnya mereka harus menelan kekalahan di ajang Barclays Premier League kala menghadapi Tottenham Hotspur, mereka kembali kekalahan menghadapi Swansea City di ajang Piala FA dan membuat mereka tersisih dari kompetisi tersebut. Pada selasa, 7 Januari 2014 kemarin mereka kembali mengalami kekalahan atas klub Sunderland di babak semifinal kompetisi Capital One Cup. Kekalahan tersebut membuat mereka kembali terancam gagal merengkuh trofi tersebut, meskipun sebelumnya optimisme datang kepada mereka bisa meraih trofi tersebut sebagai pelapas dahaga atas penampilan buruk Manchester United di ajang Barclays Premier League.

Dalam laga tersebut, pemain senior mereka, Ryan Giggs membuat Manchester United tertinggal terlebih dahulu melalui gol bunuh dirinya, Manchester United sempat menyamakan kedudukan melalui gol yang dicetak oleh Nemanja Vidic. Akan tetapi publik Old Trafford kembali terdiam kala Fabio Borini berhasil mencetak gol melalui titik penalti yang menjadi gol terakhir didalam pertandingan tersebut. Kekalahan tersebut membuat harapan public Old Trafford yang menyaksikan pertandingan tersebut dalam usaha Manchester United meraih gelar bergengsi kembali kandas.

Seusai laga, seperti biasa, David Moyes mempertanyakan kinerja wasit yang memimpin pertandingan tersebut, menurut dirinya Manchester United sesungguhnya tidak pantas untuk kalah, akan tetapi dirinya juga mempermasalahkan ketatnya jadwal kompetisi yang dihadapi oleh klubnya.

Dalam pertandingan tersebut, Manchester United sebenarnya memiliki kesempatan mencetak gol terlebih dahulu, melalui Januzaj, akan tetapi gol tersebut dianulir karena Ryan Giggs sudah terperangkap offside tersebih dahulu.

“Merupakan hal yang sulit untuk kami untuk  terus bermain, kami sebenarnya tidak melakukan kesalahan apapun. Saya berpikir bahwa wasit akan meniupkan pluyit dan menunjuk kea rah kami untuk gol yang pertama tersebut. Namun saya tidak bisa mempercayai bahwa ia justru memberikan tendangan bebas. Ini merupakan keputusan yang sangat buruk,” ungkapnya penuh amarah.

“Kami hanya bisa tertawa kala melihat kejadian itu harus terjadi. Kami mendapatkan kartu kuning dilaka pemain kami melakukan hal yang sama saat ini. Sepertinya kami seakan bermain menghadapi para official dan juga kubu lawan di saat yang bersamaan,” pungkas mantan pelatih Manchester United.

Laga berat harus dihadapi oleh Manchester United di leg kedua kompetisi tersebut, pasalnya disamping mereka saat ini tertinggal dari agregat skor. Mereka juga harus bertanding di kandang lawan, yakni Stadium of Light yang dikenal angker bagi tim tamu selama ini. Di babak perempat final, Sunderland berhasil mengkandaskan perlawanan dari klub Chelsea di Stadium of Light. Laga yang mempertemukan antara Manchester United dan juga Sunderland direncakaakan akan diselenggarakan pada 23 januari mendatang.